Kupas Pengertian Solder dan 9 Hal Lainya!

Pengertian Solder – Untuk menyambungkan suatu komponen pada device atau perangkat elektronik, biasanya kita kesusahan apalagi jika yang disambungkan itu berbentuk kecil. Nah, makanya terkadang kita membutuhkan yang namanya solder.

Bagi yang sudah bergelut di permesinan, pasti udah gak asing lagi menggunakan las, welding, dan solder. Nah, hari ini kita akan membahas secara lengkap si tukang memanaskan dan melelehkan timah, yaitu SOLDER!

Yuk, kita mulai!

Pengertian Solder

pengertian solder

Solder adalah suatu jenis alat pemanas yang digunakan untuk membuat timah meleleh sehingga menempel pada komponen maupun kaki-kaki transistor elektronika, yang akan membuatnya komponen dan kaki transistor bisa menyatu dengan jalur PCB (printed Circuit Board).

Definisi solder begitu sederhana namun, solder merupakan alat yang sangat membantu. Yang dari dulu hingga sekarang masih digunakan oleh banyak orang.

Baca juga: 13+ Jenis Sambungan Kabel Mudah!

Jenis-jenis Solder

Setelah mengetahu pengertian solder secara umum, kita akan masuk ke jenis-jenis solder yang biasanya dipakai oleh khalayak umum. Nah, ini bisa jadi referensi kamu untuk memakai jenis solder mana yang ingin kamu gunakan.

So, let’s go, jenis-jenis solder!

Solder Uap/Hot Air/Blower

solder uap

Solder uap adalah solder yang banyak dijual dengan harga yang tinggi karena cara kerjanya yang beda dibandingkan dengan jenis solder yang lain, yaitu penggunaanya membutuhkan udara.

Solder uap ini tidak bisa sembarangan digunakan, perlu mengetahui dan perhatikan 2 hal pengaturan dalam penggunaan solder uap.

  1. Mengetahui kekuatan panas atau heating yang akan dihasilkan dari mata solder uap.
  2. Mengetahui tekanan udara yang nantinya akan dikeluarkan.

Nah, dari kedua pengaturan solder uap ini akan bekerja dengan linier sama sama lainya. Semakin tinggi suatu suhu udara yang dihembuskan, maka akan semakin kuat tekanan udara saat dinaik-an.

Kelebihan dan Fungsi Solder Uap/Hot Air/Blower

  • Mampu solder atau disoldering komponen suatu Surface Mount Technology (SMD).
  • Mempunyai heat energi test dan heat processing.
  • Mampu melindungi dari kerusakana suatu komponen akibat listrik statis dengan teknologi circuit anti statics dalam proses pengerjaanya atau soldering.
  • Mampu mengatur suhu antara 100°C – 500°C.

Solder dengan Pengontrol Suhu

solder dengan pengatur suhu

Solder yang satu ini memiliki keunikanya sendiri, yaitu kemampuanya bisa mengontrol suatu suhu yang terpisah dari solder.

Berbeda dengan solder biasa, yang terpengaruh oleh suhu yang terus-menerus meningkat dan adanya tegangan yang diberikan serta rentang waktu saat menyala. Makanya solder biasa yang tidak terkontrol dan terus-menerus menyala akan membuat ujung solder yang dekat dengan suatu komponen atau elemen akan meleleh.

Teknis yang umumnya dimiliki oleh solder jenis adalah:

  1. Temperature Range: 200 – 480°C.
  2. Temperarute Stability: ± 1 °C (noload).
  3. Tipto Ground Resistance: < 2Ω.
  4. Tipto Ground Potential : < 2mV.

Kelebihan Solder dengan Pengontrol Suhu

  • Suhu solder yang stabil dan konstan, sekalipun dinyalakan terus-menerus atau waktu yang lama.
  • Tidak mudah rusak.
  • Tegangan akan stabil pada saat pemakaian.
  • Tidak terpengaruh oleh suhu solder tersebut.

Solder Biasa

solder biasa

Yang terakhir dan paling umum aalah solder biasa, solder yang paling mudah ditemukan dan harganya yang murah serta mudah digunakan juga. Solder ini biasa diperlukan pada kasus sederhana seperti menyambung komponen yang ukuranya besar, maupun memasang di Print Circuit Board.

Makanya, gak perlu banget punya keterampilan khusus untuk menggunakan solder biasa ini.

Walaupun biasa, solder biasa ini dijual dengan berbagai macam merk lho. Ada beberapa yang menjual solder biasa dengan harga yang lumayan, namun kualitasnya memang terjamin. Dan sebagian lagi menjual dengan harga murah, dan kualitasnya juga sesuai. Pintar-pintar memilih saja dan sesuai kebutuhan, ya!

Bagian-bagian Solder Listrik

bagian-bagian solder

Setelah mengetahui pengertian solder beserta jenis-jenisnya, kita akan masuk ke bagian-bagian solder, untuk mengetahui apa saja sih yang ada pada solder secara umum?

Yuk, gausah lama-lama lagi, mari kita bahas!

Elemen Panas

Kita tau, bahwa solder adalah alat yang mampu mengubah energi listrik menjadi energi panas alias kalor. Nah, elemen pemanas atau biasa disebut elemen solder inilah yang menjadi bagian utama dari sebuah solder, yang berguna untuk penuntuk tinggi dan rendahnya suhu.

Saat solder memiliki tegangan yang besar, suhu yang akan dihasilkan dari elemen solder akan semakin tinggi, dan solder memiliki daya yang bisa dipilih oleh penggunanya sesuai kebutuhan dan kondisi.

Misalnya kita mau merangkai suatu IC atau integrateed circuit pada sebuah papan print circuit board (PCB), dan solder yang kita pakai elemen panasnya kurang dari 30 watt. Jika lebih dari itu, adanya kemungkinan kerusakan pada komponen IC tersebut.

Besi Solder dan Mata Solder

bagian selanjutnya adalah bagian solder yang berguna untuk mengalirkan energi panas yang tadinya dibuat oleh elemen solder atau elemen pemanas.

Karena ini konduktor, makanya bagian yang satu ini harus menghantarkan panas dengan baik.

Energi panas yang ada di bagian ujung atau mata solder akan digunakan untuk soldering atau untuk patri timah saat kita akan merangkai komponen elektronika.

Nah, mata solder yang bagus adalah yang berbentuk lancip yang terbuat dari konduktor yang baik. Biasanya ujung solder terbuat dari tembaga.

Gagang Solder

Nah, ini juga yang penting agar kita bisa terhindar dari bahaya menggunakan solder, itu gagang solder. Untuk solder ini bermacam-macam bentuknya, ada yang bentuknya tembakan ataupun hanya batang saja.

Bahan gagang solder ini adalah campuran plastic dengan berbagai bahan tertentu, sehingga saat digunakan tetap aman dan tidak meleleh saat solder dipanaskan.

Gagang solder ini adalah isolator.

Baca juga: Pembahasan dan Harga Kabel NYY dan 10 Jenis Kabel Lainya!

Teknik Soldering Desoldering

teknik soldering

Menyolder merupakan prosesnya menyambung logam secara listrik serta mekanis, yang menggunakan logam tertentu (biasanya timah) dengan menggabungkan dengan bantuan alat khusus yaitu solder.

Fungsi dari solder adalah memanaskan sambungan pada suhu tertentu, dan yang memegang peran penting dalam penyolderan dan pemanasan adalah ‘bit’.

Elemen pemanas pada bagian solder bisa mencapai suhu sebesar 190°C sedangkan ‘bit’ bisa mencapai 250°C. Sebaiknya penyolderan ini tidak dilakukan terlalu lama, untuk mencegah terjadinya kerusakan komponen maupun pada jalur PCB.

Solder dan timah solder yang dipilih juga harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada. Jika komponen tidak kuat atau tahan akan panas, alat penetral panas (heat sink) akan diperlukan untuk kaki komponen yang disolder. Dan jika tidak hati-hati, solder mampu membuat luka bakar, makanya solder ditaruh di tempat yang aman, pada penyangga solder, dan tidak lupa untuk membersihkan ujung solder alias bit dengan menggunakan busa.

Persiapan Penyolderan

Sekarang kita akan bersiap-siap dalam penyolderan. Solder yang dijual biasaya memiliki daya 15 watt sampai 40 watt. Dan kita tau, bahwa tegangan yang besar, maka solder akan semakin panas.

Sekali lagi diingatkan, atur dan pilih solder sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kita.

30 watt bisa dibilang angka aman untuk menyolder komponen elektronika, karena kekuatan segini sudah cukup untuk tidak merusak komponen yang disolder akibat terlalu panas.

Proses Penyolderan

Ada beberapa step dalam penyolderan, yuk kita mulai saja.

  1. PCB harus bersih dari kotoran dan minyak, dan untuk membersihkanya usahakan hanya menggunakan kain wol dan thinner. Jangan menggunakan alat pembersih yang membuat PCB korosi.
  2. Setelah PCB bersih, bersihkan juga komponen elektronika yang nantinya kita akansolder, khusus yang di solder gunakan kain atau ampelas.
  3. Solder dipanaskan, sampai bisa mencairkan tinol.
  4. Komponen yang akan disolder dipasangkan pada PCB dan lakukan soldering. Untuk pemasangan komponen yang akan disolder, jangan sekaligus tapi 1 demi 1.
  5. Untuk pemasangan komponen pada PCB, tancapkan kaki-kaki komponen tersebut di lobang yang sudah ada di PCB, dan bengkok-an kakinya +45° agar komponen tidak mudah lepas dan membuat kita mudah dalam penyolderanya.
  6. Terakhir, periksa kembali komponen, jangan sampai ada komponen yang disolder kurang bagus untuk menghindari rusak akibat panas dari solder tersebut. Ini juga akan cek jalur yang terdapat di PCB, jangan sampai rusak dan saling berhubung karena lelehan tinol yang menyebabkan hungan pendek.

Pelapisan

Setelah melakukan proses soldering yang akan kita lakukan adalah memberi lapisan khususnya di bagian bawah PCB yang ada soldernya, yang biasanya bahanya isolator seperti vernish. Dilakukan agar rangkaian terhindari dari korosi yang diakibatkan oleh oksida.

Fungsi Solder Tembak, Timah Solder dan Pasta Solder

fungsi solder tembak

Enaknya dari solder tembak adalah solder tembak mempunyai switch yang bisa memindahkan kapasitas daya, yang mempengaruhi kondisi dari panas solder. Biasanya ada dua kapasitas daya yang ada pada solder tembak yaitu 20 watt dan 75 watt.

Fungsi solder tembak adalah memanaskan timah, menyambungkan bagian kabel yang putus atau komponen-komponen yang rusak.

Untuk fungsi timah solder adalah alat yang digunakan dalam proses penyambungan antara 2 komponen yaitu komponen elektronika dan PBC.

Sedangkan fungsi pasta solder adalah menghilangkan korosi akibat osidasi saat melakukan proses soldering.

Jenis-jenis Timah Solder

Karakteristik dari sebuah timah solder ada 2 faktor utamanya, komposisi campuran logam dan jenis flux yang terdapat dalam timah solder tersebut.

Jenis timah solder sebagai berikut:
Timah Solder Flux dan Timah RoHS.

Tujuan Soldering atau Penyolderan

pengertian solder tujuan soldering

Ada beberapa tujuan kenapa kita harus menggunakan solder sebagai alat utamananya. Berikut adalah tujuan dari soldering atau penyolderan:

  1. Mencegahnya karat dengan cara melapisi permukaan suatu logam dengan soldering.
  2. Penyambungan elektrikal.
  3. Penyambungkan mekanikal.
  4. Untuk menghubungkan logam sebagai media untuk mendapatkan aliran listrik.
  5. Agar 2 logam bisa terhubung dan mengkokohkan posisi 2 bagian tersebut.
  6. Mencegah dari kebocoran atau masuknya minyak, udara, dan air pada bagian tertentu.

Cara Menggunakan Solder

cara menggunakan solder
  1. Hidupkan solder dengan cara disambungkan ke colokan listrik ataupun sumber listrik, tunggu sekitar 5 menit untuk memanaskan mata solder.
  2. Siapkan wadah ataupun tempat untul solder.
  3. Persiapkan juga alat pembersih mata solder, untuk membersihkan mata solder sehingga mata solder tetap optimal walaupun sudah digunakan. Kenapa harus dibersihkan? Karena setelah proses soldering, biasanya ada sisa timah yang masih menempel pada solder yang mampu merusak mata solder.
  4. Siapkan komponen yang akan kita solder, siapkan timah, tempelkan timah yang akan kita solder.
  5. Hati-hati dalam menyatukan suatu komponen dengan alat soldering, dan lakukan latihan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Pemakaian Solder untuk Kehidupan Sehari-hari

pemakaian solder untuk kehidupan sehari-hari

Solder sangatlah dibutuhkan dalam beberapa industri. Berikut adalah beberapa industri yang membutuhkan soldering.

  • Industri rumah tangga: pembuatan perkakas dapur dan alat masak lainya.
  • Industri kemasan ringan: pembuatan kemasan minuman, makanan, minyak, oli, dan lain-lain.
  • Industri fabrikasi pelat tipis: seperti pembuatan pipa saluran yang berbahan baja lapis seng, pelat aluminium, pelat baja tahan karat.
  • Industri elektronika: penyolderan komponen ke jalur PCB, penyambungkan kabel dengan komponen di luar PCB.

Rekomendasi Solder yang Bagus Menurut Para Ahli

tekiro soldering set
  1. Solder 40 Watt (Brand Deko)
  2. Solder 60 Watt (Brand Goot)
  3. Solder Tembak Deko 80 Watt (Brand Deko)
  4. Solder Tembak Goot 200 Watt (Brand Goot)
  5. New Pallas Soldering Iron
  6. Tekiro Soldering Set
  7. Taffware
  8. Kenmaster
  9. BHID Belle
  10. Tweezer ZD 409
  11. T12 DC 12-24V/75W
  12. Nankai
  13. Visero
  14. Tora Electric

Cara Memilih Solder yang Baik Sesuai Harga dan Kegunaan

Penutup

Itulah pengertian solder dan 9 hal lainya yang perlu kalian tau! Gimana? Apakah bermanfaat untuk kalian yang baru mengenal solder? Semoga artikel ini bisa membantu masalah kalian, ya! Jangan lupa, tungguin terus artikel-artikel menarik lainya, ya! Sampai jumpa.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *