Pengertian Konektor dan 7 Jenis Konektor Paling Populer!

Pengertian Konektor – Menurut Bob Stanton, direktur teknologi di Omnetics Connector Corp, konektor (connector) menyediakan rute interkoneksi dalam sistem medical electronic yang memberikan daya atau pasokan daya ke beberapa modul dalam instrumen teknologi.

Unit yang berbeda di dalam peralatan melakukan pekerjaan yang berbeda, yang berarti mereka membutuhkan tingkat arus dan tegangan yang berbeda untuk bisa beroperasi.

Konektor digunakan dalam EEG (electroencephalography) atau other diagnostik devices (perangkat diagnostik lainya). Ukuran konektor, jumlah pin dan kabel membantu mencegah degradasi sinyal dan informasi berkualias rendah tentang seorang pasien.

Dalam artikel pengertian konektor ini, kita tidak hanya membahas tentang pengertian konektor saja. Tapi juga jenis dan tipe konektor apa aja sih yang umumnya kita temukan di kehidupan kita sehari-hari.

“Konektor dan kabel harus dirancang untuk memenuhi kapasitas output dan ketahanan dari setiap jenis peralatan dan setiap format sinyal yang dibawanya,” kata Stanton.

Pengertian Konektor (Connector)

Dalam dunia elektronik, Konektor Elektronik adalah perangkat elektro-mekanis (electro-mechanical) yang tujuanya adalah agar mudah menghubungkan suatu rangkaian elektronik ke rangkaian elektronik yang lainya dengan cepat. Bisa juga menghubungkan satu perangkat dengan perangkat yang lainya.

pengertian konektor connector

Konektor tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, komplekstitas, dan tingkat kualitas. Fungsinya menentukan desain dan fitur berbeda ditambahkan untuk menyesuaikan kemudahan koneksi, mating type (tipe kawin), daya tahan, isolasi antar pin, dll.

Selain itu, banyak konektor yang harus melakukan tugasnya dalam kondisi yang berat, maksudnya konstruksi mereka harus menyesuaikan dengan getaranya, suhu yang ekstrem, kotoran, air, kontaminan, dan banyak lagi. Makanya, konektor-pun perlu kita perhatikan, dirawat, dan dilindungi. Hehehe.

Baca juga: Panduan Lengkap Tentang Lampu LED.

Fungsi Konektor dan Penggunaanya

Konektor, sepertinya namanya, menghubungkan. Jadi secara singkat fungsi dari konektor adalah untuk menghubungkan. Lebih khusus lagi, ini digunakan untuk menghubungkan atau memutuskan sirkuit listrik. Dengan demikian, konektor, juga dikenal sebagai konektor listrik. Secara umum ada dua jenis konektor: pria dan wanita. Konektor pria memiliki 3 pin (jika konektor 2 pin, tidak adanya koneksi arde), sedangkan konektor wanita memiliki 3 lubang untuk menerima pin ini.

pengertian konektor dan fungsi konektor

Ketika konektor laki-laki dimasukkan ke dalam konektor perempuan, koneksi dibuat dan rangkaian listrik selesai. Dalam banyak kasus, konektor wanita ditutupi dengan isolasi, untuk memastikan tidak ada kecelakaan (terutama oleh anak-anak yang memasukkan jari mereka ke dalam slot konektor).

Konektor yang ‘male’ (laki-laki) memiliki pin yang menonjol keluar, sedangkan yang ‘female’ (perempuan) memiliki soket yang tersembunyi di bawah permukaan isolator. Saat menyatukan dua konektor yang dirancang khusus, keduanya akan ‘kawin’ dan membentuk suatu koneksi.

Untuk memastikan bahwa keduanya dikawinkan dengan benar, banyak produk ‘terpolarisasi,’ yang berarti mengandung komponen yang mencegah dua konektor yang tidak tepat orientasi perkawinanya.

Konektor melakukan banyak fungsi dalam berbagai aplikasi, dari militer dan ruang angkasa hingga peralatan medis dan elektronik konsumen. Namun, semuanya bermuara pada hal ini: mereka saling terhubung.

Konektor menyediakan putusan inline dalam suatu sirkuit. Mereka juga datang dalam berbagai ukuran dan bentuk sesuai kebutuhanya, sehingga siapa pun dapat menemukan konektor yang sempurna (atau pas) untuk kebutuhan mereka.

Misalnya, Anda dapat memilih jumlah kontak sinyal, jumlah kontak daya, dan konfigurasi (board-to-board, wire-to-wire, board-to-wire), diantara perincian lainya. Meskipun sebagian besar produsen memproduksi catalog lengkap produk-produk standar, Anda juga dapat menemukan perusahaan yang ingin membuat konektor khusus agar sesuai dengan spesifikasi aplikasi Anda.

Terminologi Konektor

Sudah paham, kan tentang pengertian konektor dan fungsi konektor tersebut? Nah, kita akan bahas jenis konektor itu sendiri, lho. Tapi sebelum kita mulai membahas beberapa jenis konektor yang biasa digunakan, mari kita jelajahi terminologi yang digunakan untuk menggambarkan konektor.

Gender

terminologi konektor gender

Gender atau jenis kelamin adalah suatu jenis konektor yang mengacu pada apakah konektor dihubungkan atau dicolokan dan biasanya ada laki-laki dan perempuan. Namun ada kasus, suatu konektor bisa disebut sebagai laki-laki, namun tampaknya perempuan.

Polarity

terminologi konektor polarity

Sebagian besar konektor hanya dapat dihubungkan dalam satu orientasi. Sifat ini disebut polaritas, dan konektor yang memiliki beberapa cara untuk mencegah mereka terhubung, jadi salah jika dikatakan terpolarisasi, atau kadang-kadang dikunci.

Contact

terminologi konektor contact

Kontak adalah bagian dari konektor tersebut. Mereka adalah bagian logam yang saling bersentuhan, membentuk sambungan listrik. Ini juga di mana masalah terjadi: kontak dapat menjadi kotor atau teroksidasi, atau springiness yang diperlukan untuk menahan kontak bersama dapat memudar seiring waktu.

Pitch

terminologi konektor pitch

Pitch atau Nada adalah jarak dari pusat satu kontak ke pusat berikutnya. Banyak konektor yang terdiri dari array kontak dalam pola yang berulang. Ini penting, karena ada banyak keluarga kontak yang terlihat sangat mirip tetapi mungkin berada dalam pitch, sehingga sulit untuk mengetahui bahwa Anda membeli sepasang konektor yang tepat.

Mating Cycles atau Siklus Kawin

Konektor punya masa pakai yang terbatas, dan menyambungkan-memutuskan adalah yang membuat mereka menjadi lelah. Lembar data biasanya menyajikan informasi dalam hal siklus kawin, dan ini sangat bervariasi dari satu teknologi ke teknologi lainya.

USB mungkin memiliki masa pakai dalam ribuan atau puluhan ribu siklus, sementara konektor board-to-board dirancang untuk digunakan di dalam elektronik konsumen mungkin terbatas pada puluhan siklus.

Mount

terminologi konektor mount

Yang ini berpotensi bikin bingung. Istilah ‘pemasangan’ dapat merujuk pada beberapa hal: bagaimana konektro dipasang digunakan (pemasangan panel, pemasangan bebas, pemasangan papan), sudut konektor relatif terhadap pemasanganya (sudut lurus atau right angle), atau bagaimana terpasang secara mekanis (solder tab, surface mount, through hole).

Strain Relief

terminologi konektor stain relief

Ketika konektor dipasang ke papan atau kabel, koneksi listrik cenderung agak rapuh. Ini merupakan hal yang tipikal untuk memberikan semacam pelonggaran regangan untuk menstransfer gaya apapun yang bekerja pada konektor ke objek yang lebih mekanis daripada koneksi listrik yang rapuh.

Baca juga: yang Tidak Kita Ketahui Tentang Relay.

Jenis-jenis Konektor

Setelah mengetahui pengertian konektor, fungsi konektor, dan terminologi konektor, kita akan berkenalan dengan jenis-jenis atau macam-macam konektor. Yuk, kita lihat sebanyak apa konektor yang belum kalian temui?

USB Connector (Konektor USB)

USB adalah konektor paling umum yang banyak orang tau, apalagi paling sering digunakan kebanyakan orang. Nah, USB ini juga banyak jenisnya. Apa aja sih?

USB-A

jenis usb a

USB-A male adalah tipe konektor yang bisa dibilang paling standar. Sebagian besar kabel USB memiliki ujung yang berakhir dengan konektor USB-A male, dan banyak perangkat keras seperti keyboard, mouse, dan yang lainya memiliki kabel yang diakhiri dengan konektor USB-A male.

USB-B

jenis konektor usb b

Nah, USB macam ini berbeda dengan USB-A dan kebanyakan kita juga jarang melihat ini, padahal ini adalah salah satu konektor yang harganya paling murah.

USB-Mini

jenis konektor usb mini

USB-mini adalah konektor pertama yang mengurangi ukuran konektor USB yang dikhususkan untuk perangkat yang lebih kecil. USB-mini biasa ditemukan untuk MP3, ponsel jaman dulu, atau hard drive eksternal kecil.

USB-Micro

jenis konektor usb micro

USB-micro adalah salah satu konektor jenis baru yang berapa pada tipe konektor USB. Sama seperti USB-Mini, USB-Micro adalah terobosan untuk mengurangi ukuran konektor USB. Nah, USB-Micro biasanya untuk men-charge hp.

USB 3.0 micro-B Cable

jenis konektor usb 3.0 micro-b cable

USB ini terlihat mirip dengan USB 2.0 micro-B, tapi ada pin tambahan untuk dua pasangan diferensial dan ground-nya. Nah, biasanya ini untuk hardisk eksternal pada umumnya.

USB 3.1 C Cable

jenis konektor usb 3.1 c

USB C ini mengemas 24 pin ke dalam konektor USB. Ini digunakan pada hp-hp keluaran baru yang ada di pasaran. Jadi, karena kebanyakan hp juga memiliki daya simpan batre yang banyak, untuk mempercepat pengisian daya, USB tipe C ini sangat cocok untuk perangkat tersebut.

Reversible USB

jenis konektor riversible usb

Yang ini juga banyak orang tidak mengetahuinya. Dengan kemajuan dalam teknologi dan manufaktur, konektor USB dapat dimasukkan dengan cara apapun. Keren, kan?

Audio Connector

Ada juga konektor untuk mengaplikasi-an audio-visual. Konektor ini juga sering temukan, lho seperti di handphone yang sekarang kita gunakan yang bisa disambungkan dengan konektor dari kabel headset kita.

Atau sedikit flashback, 3 kabel yang berwarna merah, kuning, dan putih yang sering kita jumpai di ps1 atau yang suka ke rental pasti akan langsung inget kabel ini, yaitu RCA connector atau biasa disebut A/V Jack atau Phono connector. Dan itu juga merupakan konektor yang berfungsi untuk menghasilkan audio dan visual.

Banana Connector

banana connector

Dengan jenis ukuranya, banana connector juga dibilang dengan konektor 4mm. Kelebihan dari konektor jenis ini adalah bisa melewati arus listrik yang tinggi hingga 10A. Makanya sering dijadikan konektor untuk speaker ke amplifier. Konektor ini ditemukan pada tahun 1924 oleh Richard Hirschmann.

Coaxial Connector

coaxial connector

Konektor yang satu ini bisa berguna untuk yang membutuhkan frekuensi tinggi seperti yang ada pada kabel antena TV. Salah satu fungsinya adalah mengurangi noise pada frekuensi yang tinggi.

BNC Connector

bnc connector

BNC adalah kepanjangan dari Bayonet Neill-Concelman, konektor yang satu ini suka digabungkan dengan kabel koaksial untuk membawa signal dengan frekuensi yang tinggi. BNC connector sering digunakan pada test equipment frekuensi seperti signal generator. Ditemukan oleh Paul Neill, Carl Concelman, dan Octavio M. Salati.

D Connector

d connector kabel vga

Atau disebut D-Sub adalah connector yang sering kali kita jumpai juga, apalagi yang suka kebagian jatah menyambungkan laptopnya ke mesin proyektor. Dan pasti kalian kalau menyebut ini adalah kabel VGA.

Modular Connector

modular connector kabel lan

Nah, konektor yang ini sering banget dijadikan penghubung untuk sambungan jaringan internet rumah atau kantor kita, kan? Selain jadi kabel LAN (local area network), konektor yang disebut RJ connector ini juga digunakan untuk kabel telepon.

Penutup

Itulah kumpas tuntas secara lengkap tentang konektor. Tidak hanya membahas pengertian konektor saja, tapi juga dengan hal-hal yang erat berkaitan dengan konektor itu sendiri. Apalagi kita tidak lepas dengan alat teknologi yang satu ini. Oh, iya bagi yang ingin beli printer, bisa beli di printer dtg.

Jadi setelah tau pengertian konektor, konektor apa yang sering kalian gunakan?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *