šŸŒŸPengertian Kabel Fiber Optik: Bonus Video Pemasangan Kabel di Laut!

Pengertian Kabel Fiber Optik – Walaupun sudah memasuki zaman wireless atau tanpa kabel, tapi nyatanya kabel masih menjadi pilihan utama dari beberapa sektor.

Contohnya dalam jaringan komputer yang menggunakan kabel untuk menghubungkan dan menyalurkan data. Nah, kabel-kabel yang digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel coaxcial dan kabel twisted.

Di bagian kabel sendiri, ada yang namanya kabel fiber optik yang memiliki banyak kelebihan dibanding kabel-kabel lainya. Sekarang kita akan kumpas tuntas tentang kabel fiber optik ini, ya. Yuk, mulai.

Pengertian Kabel Fiber Optik

pengertian kabe fiber optik

Kabel Fiber Optik adalah salah satu dari jenis kabel, yang dibuat dari serat kaca (atau plastik) yang sangat halus, dan digunakan untuk media transmisi yang bertujuan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari satu lokasi ke lokasi yang lain dengan kecepatan yang tinggi.

Kabel fiber optik termasuk jenis kabel yang kecil (diameter kabel fiber optik hanya 120 mikrometer, kecil kan?) dan halus, yang lebih kecil dari rambut manusia. Komponen jaringan dari kabel ini, memiliki kecepatan transmisi yang sangat tinggi dengan memanfaatkan pembiasan cahaya sebagai prinsip kerja kabel fiber optik. Untuk yang bertanya dari mana sumber cahayanya, sumber cahaya yang dipakai pada proses transmisi adalah sinar LED atau sinar laser.

Fiber optik ini, juga dikenal sebagai serat optik, termasuk komponen yang populer dan cukup sering digunakan pada dunia telekomunikasi. Kenapa? Karena kabel ini memiliki kecepatan transmisi atau akses yang tinggi, sangat bermanfaat bagi saluran komunikasi yang kecepatan menjadi faktor utamanya.

Baca Juga: Pengertian Jaringan Komputer dan 4 Hal Lainya yang Wajib Diketahui!

Bagian-bagian atau Komponen Kabel Fiber Optik

Bagian-bagian kabel fiber optik atau komponen kabel fiber optik

Setelah kita mengetahui pengertian kabel fiber optik, sebelum masuk ke jenis-jensinya, kita perlu mengetahui komponen atau bagian-bagian utama dari kabel fiber optik ini.

Ada 4 bagian utama pada kabel fiber optik:

  1. Core (Inti)
  2. Cladding
  3. Coating (Pelapisan)
  4. Outer Jacket (Jaket Luar)

Yuk, kita bahas satu-satu.

Core atau Inti

Core atau inti merupakan bagian yang bertujuan untuk transmisikan cahaya yang dibuat dari serat kaca atau plastik halus. Besarnya Core atau inti, akan berpengaruh pada banyaknya cahaya yang bisa ditransmisikan ke dalam fiber.

Semakin besar core, semakin banyak cahaya yang bisa ditransmisikan.

Cladding

Cladding merupakan bagian yang bertujuan sebagai pelindung, atau menyelimuti serat optik. Bagian yang biasanya berbahan silikon ini mempunyai diameter 5 Ī¼m sampai 250 Ī¼m.

Selain sebagai pelindung dari inti atau Core, Caldding juga memiliki peran untuk memandu gelombang cahaya yang merefleksikan cahaya-cahaya yang tembus kembali kepada Core atau inti.

Coating (Pelapisan)

Coating merupakan matel dari serat optik yang beda dari bagian Caldding dan Core atau inti. Bagian yang bisa disebut sebagai Buffer ini terbuat dari plastik yang elastis.

Fungsi dari Coating adalah sebagai lapisan pelindung dari segala gangguan fisik yang mungkin bisa terjadi, seperti ada lengkungan pada kabel ataupun kelembab-an udara di dalam kabel.

Outer Jacker (Jaket Luar)

Dikenal juga dengan bagian Strength Member, bagian Outer Jacket ini sangat penting dalam komponen kabel fiber optik. Outer jacket menjadi pelindung utama pada sebuah kabel fiber optik.

Ya, ini adalah bagian terluar dari kabel fiber optik, untuk melindungi inti kabel dan bagian lainya dari segala gangguan fisik secara langsung.

Jenis-jenis Kabel Fiber Optik

Setelah mengatahui pengertian kabel fiber optik dan bagian-bagianya, sekarang kita masuk ke janis-jenis kabel fiber optik.

Ada dua jenis fiber optik yang dapat dibedakan pada mode transmisinya: Fiber optik single mode dan fiber optik Multimode. Yuk, kita bahas satu-satu.

Kabel Fiber Optik Single Mode

Pengertian kabel fiber optik single mode

Kabel Fiber Optik Single Mode merupakan kabel jaringan yang mempunyai transmisi tunggal atau single, makanya hanya mampu menyebarkan cahaya melalui satu inti saja dalam satu waktu.

Core atau inti yang dimiliki jenis yang satu ini memiliki ukuran kecil dengan diameter hanya 9 mikrometer saja, yang bertujuan untuk transmisikan gelombang cahaya dari sinar infrmerah dengan panjang gelombang kisaran 1300 sampai 1550 nanometer.

Kabel Fiber Optik Multimode

Pengertian kabel fiber optik multimode

Kabel Fiber Optik Multimode adalah kabel yang mampu men-transmisikan banyak cahayanya dalam waktu bersamaan, karena jenis ini mempunyai ukuran inti yang besar, berdiameter sekitar 625 mikrometer.

Biasanya kabel jenis ini dipakai untuk urusan komersial yang umumnya diakses banyak orang. Jenis fiber optik ini bisa mengirimkan sinar inframerah yang panjangnya 850-1300 nanometer.

Untuk perbandinganya bisa melihat tabel di bawah ini:

Tipe-tipe Kabel Fiber Optik

Tipe kabel fiber optik

Adapun tipe-tipe kabel fiber optik yang umumnya digunakan, sebagai berikut:

  1. Zipcord Cable
  2. Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
  3. Simplex Cable
  4. Hybrid dan Composite Cable
  5. Armored Cable
  6. Tight Buffer (Indoor/Outdoor)
  7. Breakout Cable (Indoor/Outdoor)
  8. Aerial Cable/Self-Supporting

Fungsi Kabel Fiber Optik

fungsi kabel fiber optik

Sama seperti kabel lainya, dan mengacu pada pengertian kabel fiber optik, kabel fiber optik berfungsi untuk menghubungkan antar komputer ke dalam suatu jaringan komputer.

Yang membedakan kabel fiber optik dengan jenis kabel yang lain adalah kabel fiber optik ini mempunyai kemampuan daam memberikan transmisi dengan kecepatan yang tinggi (dalam hal akses dan transfer data). Selain itu juga, kabel ini tidak dapat mengalami gangguan elektromagnetik yang bisa terjadi pada kabel lainya, karena kabel ini tidak terdapat arus listrik.

Dengan fungsi plus kelebihan yang banyak, wajar saja jika instalasinya menjadi lebih mahal. Umumnya perusahaan telekomunikasi akan menggunakan kabel fiber optik.

Baca Juga: Gerbang Logika: Pengertian dan 4 Hal yang Wajib Diketahui (Bonus Video)

Cara Kerja atau Prinsip Kerja Fiber Optik

cara kerja kabel fiber optik

Berbeda dengan fungsinya yang pada dasarnya berfungsi sama dengan jenis kabel yang lain, prinsip kerja kabel fiber optik ini berbeda dengan kabel jenis yang lain. Kebanyakan kabel ditransmisikan dengan aliran listrik, tapi kabel fiber optik menggunakan aliran cahaya yang dikonversikan dari aliran listrik. Makanya kabel ini tidak akan terganggu dengan gelombang elektromagnetik.

Kabel fiber optik memanfaatkan serat kaca pada kabel, untuk menjadi penyusun yang dapat merfleksikan atau memantulkan cahaya total yang tinggi dari cermin, sehingga data akan men-transmisikan dengan kecepatan yang tinggi pada jarak yang tidak terbatas.

Dari mana pantulan tersebut? Dari cahaya yang berjalan pada serat kaca dengan sudut rendah.

Dalam proses kerjanya, efisiensi pada pantulan cahaya akan dipengaruhi pada kemurnian bahan fiber optik, di mana semakin murni bahan yang digunakan, semakin sedikit penyerapan cahaya oleh fiber optik. Penyerapan yang minim akan membuahkan pantulan cahaya yang tinggi.

Kelebihan & Kekurangan Kabel Fiber Optik

kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik

Mengetahui pengertian kabel fiber optik, komponen, hingga jenisnya sepertinya masih kurang untuk membuat kita percaya kabel fiber optik adalah salah satu kabel yang populer.

Maka dari itu, kita akan membahas kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik, yang menjadi pembeda dari kabel-kabel lainya.

Kelebihan Kabel Fiber Optik

  1. Kabel Fiber Optik tidak mengandung aliran listrik, membuatnya tercegah dari kebakaran akibat konsleting.
  2. Keamananya tinggi, karena minimnya distorsi.
  3. Kecepatan transmisi yang tinggi, dengan rata-rata kapasitasnya mencapa 1GB/detik.
  4. Tidak perlu bantuan penguat sinyal, untuk bisa men-transmisikan data dengan jarak yang cukup jauh.
  5. Ukuran dari kabel ini kecil dan fleksibel.
  6. Bahan kabel terbuat dari serat kaca dan plastik halus, membuatnya tahan akan karat.
  7. Memanfaatkan gelombang cahaya, dengan begitu tidak akan terganggu dengan gelombang elektromagnetik seperti gelombang radio.

Kekurangan Kabel Fiber Optik

  1. Harus memiliki sumber cahaya yang kuat.
  2. Kabel perlu dipasang dengan cara jalur berbelok, guna memaksimalkan kelancaran dan kecepatan transmisi cahaya.
  3. Pemasangan atau instalasi, dan perawatan terbilang mahal daripada jenis kabel yang lain.

Bonus: Sejarah Kabel Fiber Optik

sejarah kabel fiber optik
Charles Kao, Nobel Laureate Who Revolutionized Fiber Optics

Pada zaman dahulu, cahaya juga menjadi salah satu bahan untuk membawa informasi. Sekitar 1930-an, para ilmuwan di Jerman mencoba men-transmisikan cahaya dengan serat optik. Walaupun tergolong primitif, karena eksperimenya tidak bisa langsung digunakan, tapi ini menjadi titik awal bagi pengembang dan penyempurna.

Pada tahun 1958, giliran ilmuwan Inggris yang melanjutkan perkembangan ini dengan prototipe serat optik (yan dipakai sampai sekarang, terdiri dari gelas inti yang dibungkus dengan gelas lainya). Tapi awal tahun 1960-an, pengembangan paling baik terjadi saat ilmuwan Jepang mampu menciptakan jenis serat optik yang bisa men-transmisikan gambar.

Ada juga ilmuwan lainya yang terus mencoba memandu cahaya melalui serat optik, sekaligus ‘menjinakan’ cahaya. Hingga akhirnya kerja keras terbayarkan setelah berhasil menemukan laser di tahun 1959. Laser ini beroperasi di 1014 Hertz-15 Hertz, atau ratusan ribu kali frekuensi dari gelombang mikro.

Tapi laser ini masih mengalami kekurangan seperti, yidak efisien, hanya bisa berfungsi di suhu yang sangat rendah, belum terpancar lurus, gampang meliuk karena kondisi cahaya yang sangat cerah.

Tahun 1960-an, ditemukan serat optik yang memiliki kemurnian sangat tinggi. Serat ini sangat bening dan tidak menghantarkan listrik sangking murninya. Bahkan jika air laut itu semurni serat optik, dengan cahaya yang cukup untuk mata, maka kita bisa melihat kehidupan di dasar Samudera Pasifik.

Walaupun begitu, masih perlu pengembangan serat optik sama seperti laser, karena medium untuk transmisi cahaya belum efisien. Tahun 1968, tingkat atenuasi atau kehilangan-nya masih di angka 20dB/km. Dengan pengembangan dakam teknologi materia, serat optik akhirnya mengalami pemurnian, dehidran dan peningkatan di lain-lainya. Perlahan tapi pasti, kehilangan-nya atau atenuasinya bisa mencapai di bawah 1dB/km.

Video Pemasangan Kabel Fiber Optik di Dasar Laut

Udah tonton aja bagaimana kerenya kabel fiber optik ini untuk kelancaran kita dalam memakai internet di seluruh dunia!

Penutup

Begitulah artikel tentang pengertian kabel fiber optik dan 7 hal lainya yang sudah kita bahas di atas. Alangkah menakjubkanya benda sekecil itu namun bisa berguna di berbagai sektor untuk memudahkan kelangsungan hidup umat manusia.

Jadi, jangan pernah kita meremehkan material-material kecil itu. Oke, tunggu artikel menarik lainya untuk mengetahui informasi yang sangat beragam seputar teknologi. Sampai jumpa!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *