🌈Terlengkap! 8 Susunan Warna Kabel Straight dan Cross

Kabel Straight dan Kabel Cross – Masih membahas dunia perkabelan, sekarang kita akan membahas kabel yang sudah sangat umu, yaitu kabel straight dan kabel cross yang biasanya sebagai peng-koneksi antar perangkat.

Di artikel ini, kita akan membahas dua kabel tersebut seperti susunan warna kabel straight maupun susunan warna kabel cross.

Pendahuluan

kabel straight dan kabel cross

Media transmisi adalah suatu yang diperlukan untuk menghubungkan suatu device dengan device lainya. Ada beberapa jenis media transmisi yang biasa digunakan untuk bisa menghubungkan 2 device, yang bertujuan membentuk jaringan.

Media transmisinya sendiri, pada umumnya adalah kabel (wired) dan nirkabel (wireless). Yang paling banyak digunakan sebagai media transmisi adalah kabel, walaupun sudah banyak yang mulai beralih fungsi ke nirkabel, tapi kabel tetap dibutuhkan.

Kabel yang berada di dalam kabel jaringan adalah kabel yang meng-koneksikan antar komputer dengan komputer yang lain, dari server ke swith, dan lain-lainya.

Walaupun ada beberapa jenis kabel jaringan, seperti kabel coaxial, kabel STP, kabel fiber optik, tapi kali ini kita akan membahas kabel jenis UTP inilah yang akan kita bahas, lengkap dengan segala susunan warna kabel straight dan susunan kabel cross.

Bedanya apa? Yuk, baca terus.

Pengertian Kabel UTP Secara Singkat

Kabel UTP atau kabel Unsield Twisted Pair adalah kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan antar perangkat yang sama, ataupun berdebdam seperti komputer dengan komputer, komputer dengan printer, dan lain-lain.

Kabel UTP menjadi pilihan untuk membangun LAN karena harganya murah dan mudah ditemukan. Kabel ini terdiri dari susunan 8 warna yang berbeda, yang saling dililitkan menjadi 4 pasang.

Model dari penyusunan kabel UTP ada 2, yaitu kabel straight dan crossover.

Peran dan Fungsi Warna Kabel Straight dan Kabel Cross

Peran dan Fungsi Warna Kabel Straight dan kabel cross

Warna tidak hanya sekadar warna saja. Tapi ada fungsi dari masing-masing warna. Apa aja warna dan fungsi-fungsinya? Silahkan liat penjelasan berikut ini:

  • Putih-Cokelat: Sebagai penghantar tegangan DC.
  • Cokelat: Sebagai penghantar tegangan DC.
  • Putih-Biru: Sebagai penghantar paket suara.
  • Biru: Sebagai Penghantar paket.
  • Putih-Hijau: Sebagai penghantar paket data.
  • Hijau: Sebagai penghantar paket data.
  • Putih-Jingga: Penghantar paket data.
  • Jingga: Penghantar paket data.

Kabel Straight

kabel straight

Sebelum kita membahas temanya, si kabel cross, kita akan membahas kabel straight lebih dahulu, agar bisa mengetahui perbedaan dari keduanya.

Yuk, baca terus!

Pengertian Kabel Straight

Definisi dari Kabel Straight adalah kabel yang ujung awalnya dengan ujung akhir kabelnya, mempunyai urugan pin yang sama. Pada peng-aplikasianya, kabel ini biasa dipakai untuk menghubungkan 2 perangkat yang berbeda.

Fungsi Kabel Straight

Ada bebera kabel straight, yang menjadi fungsi utama dari salah satu model kabel UTP ini. Berikut fungsi-fungsinya.

  • Menghubungkan Switch dengan Router, dan Hub dengan Router.
  • Menghubungkan Router dengan LAN dalam model kabel/DSL.
  • Menghubungkan LAN dengan Komputer dalam model kabel/DSL.
  • Menghubungkan Komputer dengan Switch.

Susunan Warna Kabel Straight

Susunan warna kabel straight

Kabel straight ini, urutan warna yang dimiliki oleh ujung awal dan ujung akhir ini sama. Berikut warna-warnanya:

  1. Putih-Jingga
  2. Jingga
  3. Putih-Hijau
  4. Hijau
  5. Putih-Biru
  6. Biru
  7. Putih-Cokelat
  8. Cokelat

Kabel Cross

Setelah kita membahas salah satu model kabel UTP, yaitu kabel straight, kita akan membahas model lainya, yaitu kabel cross. Yuk, kita simak!

Pengertian Kabel Cross

Berbeda dengan kabel straight, definisi dari kabel cross adalah kabel mempunyai susunan pin yang berbeda warnanya pada ujung awal dan ujung akhir kabel tersebut.

Kabel cross bertujuan untuk meng-koneksikan 2 perangkat yang sama ataupun sejenisnya.

Fungsi Kabel Crossover

Untuk fungsi kabel cross ini sedikit berbeda dengan temanya, yaitu kabel straight. Berikut adalah fungsi-fungsi kabel crossover:

  • Menghubungkan Komputer kepada Router.
  • Menghubungkan antara Switch dengan Hub.
  • Menghubungkan 2 Hub.
  • Menghubungkan 2 Switch.
  • Menghubungkan 2 Komputer secara langsung.

Susunan Warna Kabel Crossover

Susunan warna kabel cross ini juga berbeda dengan kabel straight, karena memang ujung awal dan akhirnya berbeda.

Ujung Awal:

  1. Putih-Orange
  2. Orange
  3. Putih-Hijau
  4. Biru
  5. Putih-Biru
  6. Hijau
  7. Putih-Cokelat
  8. Cokelat

Ujung Akhir:

  1. Putih-Hijau
  2. Hijau
  3. Putih-Orange
  4. Biru
  5. Putih-Biru
  6. Orange
  7. Putih-Cokelat
  8. Cokelat

Cara Membuat Kabel Straight dan Cara Membuat Kabel Cross

Sekarang kita akan memasuki cara membuat kabel straight yang biasanya dipakai untuk keperluan komputer. Untuk kamu yang belum tau caranya, nih kita kasih step-by-step-nya.

Jika kalian malas membacanya, langsung saja nonton videonya di bawah teks ‘Langkah-langkah Membuat Kabel Straight’

Peralatan dan Bahan-bahan

Untuk peralatan dan bahan-bahan membuat kabel straight tidaklah begitu banyak hanya memerlukan 4 item saja.

  1. Kabel UTP
    Karena kita ingin membuat kabel, tentu dong kita perlu kabel, dan yang dipilih adalah kabel UTP. Tentukan panjang dan jumlah kabel UTP yang ingin kita pakai. Beli di marketplace atau di toko kabel, banyak merk dan kualitas kabel-kabel yang ada. Sesuaikan dengan keuanganmu saja.
  2. RJ45
    Untuk ujung kabel, kita memerlukan RJ45. Kalau mau buat, biasanya sediakan setidak-tidaknya 2 buah RJ45 dan maksimal 4 buah RJ45 untuk membuat 1 kabel straight (dan cross). Ini guna, jika ada kegagalan dan membutuhkan RJ45 lagi.
  3. Crimping Tools
    Untuk hal-hal memotong, kita tidak bisa mengandalkan gunting biasa, tapi kita memerlukan Crimping Tools ini. Selain untuk memotong, Crimping Tools juga membantu untuk memasang konektor RJ45 ke kabel.
  1. LAN Tester
    Dan yang terakhir dan salah satu yang berperan penting adalah LAN Tester. LAN Tester ini dipakai setelah kabel jaringan selesai dibuat. Kita perlu testing untuk mengetahui kabel straight atau cross yang kita buat berfungsi atau tidak.

LAN Tester menjadi penentu kabel ini berfungsi secara normal maupun sebaliknya. Indikatornya adalah, LAN Tester akan menyalakan lampu LED dan bunyi ‘beep’!

Langkah-langkah Membuat Kabel Straight

Pastikan peralatan dan bahan-bahan sudah terpenuhi, dan anda bisa langsung masuk ke bagian membuatnya.

  1. Kupaslah masing-masing ujung pelindung luar kabel, disesuaikan dengan panjang yang diinginkan. Rapihkan dan bersihkan dua ujung kabel tersebut.
  2. Urutkan kemudian susunkan kabel sesuai dengan standar TIA/EIA 568 B, ataupun susunan dari kabel straight yang sudah kita lihat dan bahas di atas tadi.
  3. Kemudian ratakan dan potonglah tiap-tiap ujung kabel, kemudian kabel dimasukan setelah rata dan lurus ke dalam koenktor RJ45 pada posisi kabel yang benar.
  4. Lalu saat meng-crimping, gunakanlah Crimping Toolsnya. Konektor RJ45 ditekan oleh Crimping Tools, dengan catatan semua pin atau kuningan yang ada pada konektor RJ45 telah menjepit tiap-tiap kabel dengan kuat.
  5. Untuk ujung satunya, gunakan step dari 1 sampai 4 kembali.
  6. Terakhir, gunakan LAN Tester untuk pengujian dari kabel yang sudah dibuat. Masukan ujung-ujung kabel ke port yang ada di LAN Tester. Pastikan lampu menyala dan semua lampu LED sudah menyala sesuai dengan urutan kabel.

Video Cara Membuat Kabel Straight dan Kabel Cross

Langkah-langkah Membuat Kabel Cross

Untuk pembuatakn kabel cross sendiri, tidak terlalu jauh berbeda. Ada beberapa poin penting yang berbeda dari kabel straight. Yaitu:

  1. Susunan atau urutan warna kabel berbeda dengan kabel straight, dan ikuti waran dengan standar kabel crossover yang sudah dijelaskan di atas tadi.
  2. Saat pengujian LAN Tester, jika di kabel straight, LED akan menyala berurutan, sedangkan pada kabel crossover urutan nyala-nya lompat-lompat. Urutan LED-nya adalah 1,2,3, dan 6 akan bertukar.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

kelebihan dan kekurangan kabel UTP

Setelah panjang lebar kita membahas kabel straight dan kabel cross sekarang kita akan memasuki, apa sih kelebihan dari kabel UTP yang model jenisnya ada kabel straight dan kabel cross ini? Kenapa banyak orang menggunakanya? Kekurangaanya apa?

Maka dari itu kita akan beberkan kelebihan dan kekurangan dari kabel ini.

Kelebihan Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

  1. Jika ada kerusakan pada suatu kabel jaringan UTP, kabel-kabel jaringan UTP yang lainya tidak akan terganggu.
  2. Kabel jaringan UTP adalah kabel jaringan yang terbilang murah dibanding dengan kabel jaringan yang lain.
  3. Pemasangan dan instalasi kabel jaringan UTP ini cenderung mudah.
  4. Mudahnya perawatan kabel jaringan UTP ini, dibandingkan kabel jaringan yang lain.
  5. Ukuran yang kecil menjadikan kabel ini fleksibel dan mudah pada pembuatan saluran kabel atau jaringan kabel.

Kekurangan Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

  1. Diperlukan perangkat tambahan dalam instalasi guna memaksimalkan fungsi dari kabel jaringan UTP ini, seperti pipa plastik ataupun alumunium.
  2. Cenderung lambat dalam transmisi data melalui kabel jaringan UTP ini dibanding kabel jaringan yang lain.
  3. Jangkauanya masih terbatas.
  4. Rentan akan interferensi listrik dari device (perangkat) lain.

Penutup

Itulah hal-hal tentang kabel straight dan kabel cross (yang sangat berperan pada jaringan komputer) mulai dari pengertian, susunan warnanya, fungsi setiap warna, kelebihan dan kekuranganya, hingga cara membuatnya. Semoga kedepanya kalian bisa menambah wawasan dan megajari orang lain dari artikel yang singkat ini. Semoga kalian suka dengan artikel ini, ya!

Sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *