🔌Tentang Kabel Coaxial dan 9 Hal yang Perlu Kamu Tau!

Kabel Coaxial – Yang bergelut di bidang teknik elektro maupun sejenisnya, pasti tidak asing dengan kabel yang satu ini, yaitu kabel coaxial. Untuk kamu yang belum tau mengenai si kabel coaxial atau koaksial ini, tidak perlu khawatir karena kita akan membahasnya di artikel ini.

Pada artikel kali ini kita akan kumpas tuntas tentang kabel coaxial ini, dari mulai pengertianya hingga bonus video yang bisa kalian tonton di akhir artikel ini. Let’s go!

Baca juga: Pengertian Jaringan Komputer dan 4 Hal Lainya yang Wajib Diketahui!

Pengertian Kabel Coaxial

pengertian kabel coaxial

Kabel Coaxial merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan sebagai media transmisi searah (guided/wireline), yang bertujuan untuk perpindahanya arus data di dalam dunia jaringan komputer. Selain itu juga sebagai media transmisi data dan menyalurkanya melalui sinyal listrik.

Kabel coaxial, juga dikenal dengan nama kabel koaksial, mempunyai nama lainya yaitu BNC, singkatan dari ‘Bayonet Naur Connector,’ dan umumnya disebut dengan istilah ‘Coax.’ Jika di dalam bahasa Indonesia, kabel ini disebut atau diartikan sebagai kabel sesumbu atau kabel sepaksi.

Fungsi Kabel Coaxial

fungsi kabel coaxial

Kabel ini pada umumnya memiliki fungsi yang sama dengan kabel-kabel lainya, yaitu untuk menghubungkan atau transmisi data.

Namun kita akan perinci lagi fungsi dari kabel coaxial atau kabel koaksial ini.

  1. Digunakan dalam Jaringan LAN
    Kabel ini biasa digunakan pada jaringan LAN yang ber-topologi Bus. Namun kendala utama pada penggunaan kabel ini adalah sedikit sulit untuk mengukur kabel coaxial, apakah ukuranya benar-benar pas alias matching atau malah sebaliknya?
    Karena jika tidak diukur dengan tepat, kemungkinan akan terjadinya NIC atau Network Interface yang berakibat pada kinerja jaringan menjadji terhambat, dan kemampuan maksimalnya tidak tercapai.
  2. Untuk Transmisi Frekuensi Tinggi
    Sebagai transmisi frekuensi yang tinggi, mulai dari 300kHz ke atas, dan kanal frekuensi yang dimiliki pengguna kabel ini sangatlah besar.
  3. Untuk Keperluan Sehari-hari
    Untuk penggunaan sehari-harinya, biasa kita menemukan kabel coaxial pada antena tv, antena radio, dan tentu saja kabel jaringan LAN. Pengunaan kabel coaxial pada jaringan internet, bisa menyempurnakan instalasi kabel UTP, yang di mana kita tau sangat penting pada sebuah jaringan LAN.

Karakteristik Kabel Coaxial

karakteristik kabel coaxial

Kabel coaxial memiliki karakteristiknya sendiri, anda bisa mengetahui beberapa karakteristiknya seperti berikut ini:

  • Keluaran dan kecepatan dalam transmisi data dari 10MBps – 100MBps.
  • Untuk biaya adri rata-rat per node terbilang murah.
  • Ukuran konektor dan medianya sedang atau medium (tidak kecil tapi tidak juga besar).
  • Kabel ini maksimal panjangnya, secara izin, yaitu 500 meter.

Jadi sudah tau, kan karakteristik dari kabel coaxial atau yang disebut BNC (Bayonet Naur Connector) ini, kan?

Ciri-ciri Kabel Coaxial

ciri-ciri kabel coaxial

Selain karakteristiknya, kita juga akan mengetahui ciri-ciri kabel coaxial, agar kalian bisa membedakan mana kabel coaxial dengan kabel-kabel lainya. Yuk, kita cari tau!

Berikut adalah ciri-ciri dari kabel coaxial:

  1. Terbuat dari kawat tembaga, yang menjdi inti, yang dilapisi dengan isolator dalam
  2. Konektor kabel coaxial ini berukuran medium
  3. Minimal panjang antar T-Connector adalah 1,5 kaki atau setara 0.5 meter
  4. Maksimal panjang kabel ini, satu segment-nya adalah 555 meter atau 1,818 feet.
  5. Setiap segment maksimal-nya hanya memiliki 30 perangkat yang terknoneksi.
  6. Segment-segment-nya dilengkapi dengan 1 ground.
  7. Kabel ini terbungkus bahan PVC, yang menjadi isolator paling luar.
  8. Dikelilingi dengan konduksi luar.

Jenis-jenis Kabel Coaxial

Sama seperti kabel pada umumnya, kabel coaxial juga memiliki jenis dan tipenya sendiri. Nah, kita akan melihat jenis kabel coaxial, yang umumnya ada 2, yaitu Kabel Coaxial Thin RG-58 dan Kabel Coaxial Thick RG-8

Yuk, kita bahas satu-satu

Kabel Coaxial Thin RG-58

jenis-jenis kabel coaxial

Kabel Coaxial atau Koaksial Thin RG-58 ini biasa juga disebut sebagai Thinnet 10Base2 yang mengantarkan sinyal Enthernet.

Maksud dari angka ‘2’ di nama 10Base2 ini mengartikan pada panjang segment maksimum yang bisa diarih Kabel Coaxial Thin RG-58 adalah 200 meter. Kabel coaxial jeni ini lebih tipis, dan biasanya ditemukan di jaringan komputer sekolah.

Karakteristik Kabel Coaxial Thin RG-58

  • Pengganti Kabel Coaxial Thick RG-8.
  • Ujung kabel ini diberikan terminator 50-ohm.
  • 1,000 feet atau setara 185 meter per segment adalah panjang maksimum kabel ini.
  • Hanya terkoneksi 30 perangkat jaringan (devices) setiap segmentnya.
  • Diameternya lebih kecil dibandingkan dengan Kabel Coaxial Thick RG-8.
  • Cukup menggunakan transcevir untuk kartu jaringanya, kecuali untuk repeater.
  • Segment yang terhubung satu sama lain atau populated segment maksmimalnya 3.
  • Walaupun sudah tidak dianjurkan lagi, namun kabel jenis ini bisa digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.

Kabel Coaxial Thick RG-8

jenis-jenis kabel coaxial

Kalau tadi 10Base2, sekarang Kabel Coaxial Thick RG-8 ini dikenal dengan Thicknet 10Base5, sama seperti jenis yang di atas, untuk membawa sinyal Enthernet.

Sama juga dengan angka yang ada pada 10Base2, 10Base5 ini adalah panjang segment maskmimal yang bisa digapai oleh jenis ini, yaitu 500 meter.

Ukuran jenis kabel ini bervariasi, dengan diameternya yang cukup besar di kisaran 10mm. Nah, ini adalah kabel yang biasa digunakan untuk LAN, karena adanya bandwidht lebar yang mampu meng-komunikasikan broadband (multiple channel)

Karekteristik Kabel Coaxial Thick RG-8

  • Original kabel Ethernet.
  • Diameter kabel yang besar.
  • Diterminasi-kan ujung kabel dengan terminator 50-ohm.
  • Segment yang terhubung satu sama lain atau populated segment maksmimalnya 3.
  • Adanya pemancar tambahan (external transceivier) di setiap kartu jaringan.
  • 100 adalah angka maksimum untuk perangkat jaringan di setiap segment.
  • Panjang kabel per segment maksimumnya adalah 500 meter, sekitar 1.640 feet.
  • Sedangkan jarak antar segment maksimumnya adalah 4.920 feet, setara dengan 1500 meter.
  • Harus ada ground di setiap segment.
  • 5 meter atau 16 feet adalah jarak maksimym antara tap atau pencapang dari kabel utama ke perangkat atau device.
  • Sedangkan jarak minimumnya adalah 2,5 meter atau 9 kaki.
  • Terbilang rumit untuk instalasi atau pemasangan jaringan dengan kabel ini.

Bagian-bagian Kabel Coaxial

Bagian-bagian kabel coaxial atau komponen kabel coaxial

Bagian-bagian ataupun komponen kabel coaxial ini juga perlu kita bahas, karena kaitanya erat dengan menghubungkan suatu perangkat keras komputer dengan perangkat lainya. Kabel ini dipilih juga oleh sebagian orang karena tranmisi datanya terbilang cepat.

Yuk, kita bedah bagian-bagian kabel coaxial ini.

  1. Centre Core
    Bagian ini terbuat dari tembaga, yang letaknya ada ditengah, di mana kabel coaxial berfungsi guna untuk mengantarkan aliran listrik.
  2. Dielectrik Insulator
    Yang satu ini merupakan lapisan plastik yang berguna untuk memisahkan antara kabel tembaga dengan lapisan metal yang membalutnya.
  3. Metallic Shield
    Metallic Shield atau lapisan metal yang bertujuan melindungi bagian inti dari kabel, dan untuk melindungi dari pengaruh gelombang elektromagnetik dari luar.
  4. Plastik Jaket
    Lapisan terluar adalah lapisan plastik, yang berguna sebagai pelindung keseluruhan dari komponen kabel yang ada di dalam. Bagian inilah yang langsung bersentuhan dengan tangan manusia.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial

kelebihan kabel coaxial
kekurangan kabel coaxial

Kabel-kabel yang ada di dunia inipun, secanggih apapun pasti memiliki kekurangan, terlebih juga kelebihanya. Jadi sekarang kita akan mengetahui kelebihan-kelebihan dari Kabel Coaxial ini.

Apa aja, sih kelebihan dan kekuranganya? Silahkan simak berikut ini!

Kelebihan Kabel Coaxial

  1. Bisa menampung kabelan yang lebih panjang di antara jaringan dan perangkat-perangkat lainya, dibanding kabel Twisted Pair.
  2. Sangat peka terhadap isyarat.
  3. Ketahanan kabel ini akan arus yang semakin kecil pada frekuensi yang lebih tinggi.
  4. Mempunyai kemampuan dalam mengirim sinyal-sinyal listrik yang lebih besar, lebih baik dibandingkan saluran transmisi dari kawat bias.
  5. Tinggak keunggulan kabel ini tinggi untuk proses transmisi, walaupun terbatas pada faktor jangkauanya.
  6. Penguatannya pada repeater tidak perlu besar, berbebda dengan kabel Twisted Pair (STP atau UTP).
  7. Harganya lebih murah dibandingkan kabel fiber optik.
  8. Cocok dengan teknologi zaman sekarang atau umum, dalam penerapanya, karena sudah digunakan lebih dari puluhan tahun, untuk berbagai keperluan komunikasi data.

Kekurangan Kabel Coaxial

  1. Agak sulit untuk pemasanganya, apalagi pada pengukuranya.
  2. Perawatan atau pemeliharanya terbilang mahal.
  3. Terbatasnya frekuensi dalam kabel jaringan coaxial oleh pengerasan yang dikehendaki, yang menjadi peran untuk mempertahankan kualitas dari sinyal yang baik.
  4. Terbatasnya jangkauan transmisi kabel, maka dari itu pada jarak-jarak tertentu transmisi sinyal-sinyal elektromagnetik harus diangkat oleh repeater yang terdiri dari tabung elektron pada jalur itu, untuk terjalinya penyampaian komunikasi yang lebih baik.
  5. rentan pada perubahan suhu yang bisa terjadi di dalam kabel, yang artinya bisa terputusnya hubungan.

Harga Kabel Coaxial

Untuk harga dari kabel yang satu ini terbilang banyak variasinya, dengan segala value dan fitur yang ditawarkan. Tinggal sesuaikan dengan dana dan kebutuhan kita dalam memerlukan kabel coaxial. Seperti yang bisa kalian beli di Tokopedia.

harga kabel coaxial

Cara Install Kabel Coaxial (How to Install a Coax Cable F Connector with Common Tools)

Penutup

Itulah artikel singkat mengenai kabel coaxial, yang belum lepas dari kehidupan sehari-hari kita, walaupun kita mungkin belum paham dan bisa menginstall kabel coaxial, namun dengan membaca artikel-artikel ini, kita bisa lebih tau mengenai kabel yang satu ini.

Baiklah, sekian dan terima kasih telah membaca artikel kami 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *