✔Gerbang Logika: Pengertian dan 4 Hal yang Wajib Diketahui (Bonus Video)

Gerbang Logika – Teknologi tidak sesederhana memakainya. Remot tv yang kita gunakan setiap hari di rumah, memiliki beberapa komponen yang kecil dan rumit untuk orang awam. Apalagi teknologi yang besar, belum lagi dengan sistem elektronika digital. Tidak hanya fisik, tapi digital-pun turut andil dalam berkembangan teknologi.

Ada sebuah pembentuk sistem dasar yang masih digunakan sampai sekarang, dan anak teknik elektro pasti tidak asing lagi dengan yang namanya gerbang logika atau logic gate. Nah, hari ini kita akan kumpas tuntas tentang gerbang logika, mulai dari pengertianya, sejarahnya, jenisnya, dan yang lainya.

Baca juga: Pengertian Jaringan Komputer dan 4 Hal Lainya yang Wajib Diketahui!

Pengertian Gerbang Logika Dasar

Gerbang logika dasar

Gerbang logika dasar (logic gate) adalah suatu dasar pembentukan sistem elektronika digital yang bertujuan untuk mengubah suatu input (masukan) atau beberapa input menjadi sinyal output (keluararan) logis.

Gerbang logika ini bekerja atau beroperasi berdasarkan sistem bilangan biner yang artinya hanya mempunyai 2 kode simbol, yaitu – dan 1 dengan menggunakan teori dari aljabar Boole.

Sistem elektronika digital yang menggunakan gerbang logika diterapkan dengan komponen-komponen elektronika sperti dioda, transistor, Intergrated Circuit atau IC, relay, optik dan elemen mekanikal.

Untuk info tentang relay, bisa kalian baca di Pengertian Relay dan 6 Hal Tentang Relay yang Wajib Kita Tau!

Nantinya kita akan mengenal jenis-jenis dari gerbang logika yang dasar seperti AND, OR, dan NOT dan ada 4 lagi gerbang lainya yang nantinya kita akan ketahui apa saja, kah itu.

Sejarah Gerbang Logika

sejarah gerbang logika. George Boole

Disebutkan oleh Widjanarka, menurutnya di tahun 2854, George Boole menciptakan logika simbolik atau yang dikenal sekarang ini dengan aljabar Boole. Setiap variabel dalam aljabar Boole hanya mempunyai 2 keadaan, yaitu keadaan benar (yang dinyatakan dengan 1) dan keadaan salah (dinyatakan dengan 0). Aljabar Boole yang mempunyai 2 keadaan ini (benar dan salah) awalnya dimaksudkan agar menyelesaikan sebuah persoalan atau persoalan-persoalan logika.

Aljabar Boole ini diciptakan saat belum ada yang bisa diterapkan atau mempunyai penerapan-penerapan praktik, sampai tahun 1938, Claude Shannom menggunakanya pada analisis rangkaian penyaklaran telepon atau switching. Shannon saat itu menggunakanya pada kasus saklar relay atau saklar elektro.

Shannon membuat aljabar boole ternyata dapat terapkan dalam ilmu teknologi elektronika, atau lebih spesifik lagi pada elektronika komputer.

Nah, gerbang logika ini awalnya adalh rangkaian ilmu elektronika yang berbasis digital. Bisa dibilang awal mula adanya gerbang logika, saat Shannon bisa menerapkan ilmu aljabar Boole hingga akhirnya bisa diterapkan di kasus-kasus lainya.

Cara Kerja Gerbang Logika

cara kerja gerbang logika

Gerbang logika ini bekerja atau beroperasi berdasarkan sistem bilangan biner yang artinya hanya mempunyai 2 kode simbol, yaitu – dan 1 dengan menggunakan teori dari aljabar Boole.

Sistem elektronika digital yang menggunakan gerbang logika diterapkan dengan komponen-komponen elektronika sperti dioda, transistor, Intergrated Circuit atau IC, relay, optik dan elemen mekanikal.

Fungsi Gerbang Logika

fungsi gerbang logika

Gerbang logika ini sangat diperlukan dalam operasinya suatu sistem elektronika digital yang digunakan banyak orang.

Dan fungsi utama dari gerbang logika adalah gerbang logika berfungsi sebagai pembentuk sirkuit yang sudah terintegrasi, yang tadi sudah disebutkan, dengan 2 nilai biner input dan ouput: 0 dan 1 atau bisa disebut false dan true.

Misalnya komponen IC logic yang sederhana adalah IC logic TTL 7408 yang hanya memiliki beberapa gerbang logika saja.

Adapun fungsi gerbang logika lainya bisa digunakan pada beberapa rangkaian berikut:

  1. Rangkaian pengaman dengan code rahasia
  2. Rankaian Multiplexer
  3. Rangkaian Encoder, yaitu berfungsi sebagai pengubah suatu bilangan menjadi bentuk biner
  4. Rangkaian Decoder, yaitu berfungsi sebagai pengubah bilangan biner ke bilangan lain
  5. Rangkaian Demultiplexer
  6. Rangkaian flip-flop
  7. Rangkaian counter
  8. Dll

Salah satu sistem komponen yang banyak menggunakan gerbang logika ada ada pada IC mikroprosesor alias microprocessor alias chip. Salah satunya adalah Chip Intel Stratix 10GX yang terdiri dari 10.2 juta gerbang logika.

Kombinasi ribuan atau hingga jutaan gerbang logika, bisa membangun sebuah operasi digital yang kompleks. Berapa jumlah maksimal dari gerbang logika, ditentukan pada ukuran chip mikroprosesor yang dibagi dengan ukuran dari gerbang logika tersebut.

Jenis-jenis Gerbang Logika

jenis-jenis gerbang logika

Sekarang kita masuk ke bagian jenis-jenis gerbang logika dan dari semua jenis-jenis yang ada di bawah ini, sering dikombinasikan untuk membuat sebuah sirkuit digital.

Apa aja, jenis-jenis gerbang logika tersebut?

  1. Gerbang Logika NOT Gate
  2. Gerbang Logika AND Gate
  3. Gerbang Logika OR Gate
  4. Gerbang Logika NAND Gate
  5. Gerbang Logika NOR Gate
  6. Gerbang Logika XOR Gate
  7. Gerbang Logika XNOR Gate

Nanti kita bahas satu-satu, ya.

Adapun tabel-tabel yang isinya adalah kombinasi dari variabel input yang membuahkan atau menghasilkan output logis, bisa disebut sebagai Tabel Kebenaran atau Truth Table. Nanti ada gambar tabelnya, ya.

2 level yang umum dimiliki oleh input dan output pada gerbang logika, bisa dilambangkan sebagai berikut:

  1. 1 dan 0
  2. On dan Off
  3. True dan False
  4. High dan Low

Misalnya cara penerapan gerbang logika di rangkaian elektronika yang menggunakan transistor TTL atau transistor-transistor logic, maka 0V dalam rangkaian diasumsikan dengan ‘Low’ atau 0, sedangkan 5v diasumsikan dengan ‘High’ atau 1.

Oke, yuk masuk ke penjelasan masing-masing jenis gerbang logika.

Gerbang Logika NOT Gate

Gerbang NOT hanya perlu sebuah input untuk bisa menghasilkan 1 output atau keluaran. Gerbang NOT ini juga dikenal dengan inverter atau pembalik karena mampu menghasilkan output yang berlawanan dengan inputnya.

Artinya, jika kita menginginkan output dengan nilai logika 0, maka input wajib bernilai logika 1. Gerbang NOT biasanya disimbolkan dengan minus (-) di atas variabel inputnya.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang Logika NOT Gate

Gerbang Logika AND Gate

Gerbang logika AND, perlu 2 ataupun lebih input untuk bisa menghasilkan 1 output. Gernang logika AND ini mampu menghasilkan output logika 1, jika semua input bernilai logika 1 dan akan menghasilakn output logika 0 jika salah satu input bernilai logika 0.

Gerbang Logika AND beroperasi dengan simbol tanda titik (.) atau tidak menggunakan tanda sama sekali. Contohnya adalah Z = X.Y bisa juga Z + XY.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang Logika AND Gate

Gerbang Logika OR Gate

Gerbang logika OR ini perlu 2 atau lebih dari input untuk bisa membuat 1 output. Gerbang logika OR mampu membuat output 1 jika salah satu input bernilai logika 1 dan jika mau membuat output logika 0, maka semua dari input haarus bernilai logika 0.

Operasi Logika OR disimbolkan dengan tanda plus (+). Contoh: A = B + C.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang Logika OR Gate


Gerbang Logika NAND Gate

Diartikan dengan NOT AND atau bukan AND.

Gerbang logika NAND adalah sebuah kolaborasi atau kombinasi dari Gerbang logika AND dan Gerbang logika NOT yang menciptakan kebalikan dari output Gerbang AND. Gerbang NAND akan menciptakan output logika 0, dengan catatan semua input pada logika 1 dan jika ada sebuah input yang bernilai logika 0, maka akan menciptakan output logika 1.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang Logika NAND Gate

Gerbang Logika NOR Gate

Diartikan dengan NOT OR atau BUKAN OR.

Gerbang logika NOR adalah kolaborasi atau kombinasi dari Gerbang logika OR dan Gerbang logika NOT yang bisa membuat kebalikan dari output Gerbang logika OR. Gerbang NOR mampu menghasilkan output logika 0 jika salah satu dari input bernilai logika 1 dan jika menginginkan output logika 1, maka semua input wajib bernilai logika 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang Logika NOR Gate

Gerbang Logika XOR Gate

Singkatan dari Exclusive OR, adalah nama dibalik Gerbang logika XOR, yang terdiri dari 2 input dan 1 output logika.

Gerbang XOR ini mampu membuat output logika 1 jika semua input-inputnya memiliki nika logika yang berbeda. Jika nilai logika inputnya sama, maka hasilnya akan output logika 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang Logika XOR Gate

Gerbang Logika XNOR Gate

Sama seperti jenis sebelumnya, yaitu Gerbang Logika XOR, Gerbang logika XNOR ini terdiri dari 2 input dan 1 output.

XNOR merupakan singkatan Exclusive NOR dan hasil dari kombinasi Gerbang logika XOR dan gerbang logika NOT.

Gerbang logika XNOR ini akan membuat output logika 1 jika semua input-inputnya bernilai logika yang sama dan akan membuat output logika 0 jika semua input-inputnya bernilai logika yang berbeda.

Bisa dibilang ini kebalikan dari Gerbang Logika XOR.

Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang XNOR Gate

Video Penjelasan Tentang Gerbang Logika

Penutup

Itulah hal-hal yang perlu kalian ketahui dalam mempelajar gerbang logika. Semoga kalian bisa memanfaatkan apa saja yang ada di artikel ini dengan baik, dan tinggalkan bila itu buruk kalian. Jika kalian ingin kritik dan saran, silahkan tulis di kolom komentar, ya!

Jangan lupa tetap jaga kesehatan dan selalu haus akan ilmu. Sampai jumpa!!!!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *